RSS
Selamat datang di blog resmi Teater Sendja SMK NEGERI 1 WANAREJA.

“Khayalku Kau ^_^”
















Pertama aku lihat senyuman diwajahmu
Aku tersadar kau menyimpan sesuatu
Suatu hal yang aku rindukan..

IYA..!!!
Aku dapat rasakan kehadirannya
Aku sadari kaulah yang aku rindukan
Kerinduan dalam dunia mayaku

Aku tak ingin kau hilang dalam ingatanku
Pikiranku, kesadaranku, pandanganku
Kerinduan ini ingin selalu tetap untukmu

Tapi...mungkin semua itu hanya khayalku
Sebab baru beberapa saat kita berjumpa
Mungkin tanpa aku ketahui dan aku sadari
Kau telah memiliki pelindung bagimu 

Andaikan engkau mengerti hasrat dan naluri ini
Namun kau ‘tak akan pernah mengerti itu
Dan biarkan aku menelusuri
Ruang hatimu yang tak pernah dapat untuk kusentuh
............
Mungkin akulah manusia pengkhayal!!
Mengkhayal dari apa yang aku inginkan
Bodoh dan naifnya diri ini sebenarnya (V _ V)
Memilikimu adalah pelayan yang terlindur
Menjadi pujaan sang pangeran Romawi

Aku rasakan...
Aku mengenal..
Bahkan aku tersadar..
Iya..! aku tersadar dari anganku
Bila kau pangeran Romawi yang aku impikan

karya : Pipit Pratiwi

"Sajak Merah Jambu"


















sepasang mata ini tertunduk
menatap dalam-dalam dan memahami
seketika awan berpindah

membuat sinar purnama tembus kedalam hatiku
menyinari setiap lembaran rasa dalam batin
pikiranku seakan terpaku
pada sosok yang meneduhkan hati
purnama pun tahu apa yang kupikirkan

hingga membuatnya tersenyum manja
langit berhiaskan bintang pun
kini bersedia berbagi satu bintangnya padaku
angin membelaiku lembut
berbisik tentang cinta..

Cintailah dia seperti embun menyambut surya
maka ketulusan yang akan dia rasakan
begitupun denganmu

bomantara sore iku (versi jawa)















ing ati krasa tentrem lan adem ayem
nyawang langite duh gusti sore iku
pengine ati terus dak sawang
duh,pancen bomantara sore iku

endahe nyengsemake atiku
ngademake anggaku
memanukan pada mabur
ngalor ngetan katon endah

leliwatan nduwure langit sore iku
pancen gustiku alame jembar
kuasane maha agung
kaya bomantara sore iku

Cerita Hati



















aku pernah punya cinta
tapi aku tak bahagia
malah buatku nestapa

dia tak putuskan aku
juga tak menduakanku
malah bahagiakan aku
tapi batinku tersiksa
hatiku tergores luka
sakit begitu terasa

semalam aku menangis sedih
meneteskan air mata perih
dikegelapan aku bersedih

tahukan engkau disana
apa kau juga merasa
betapa sakit yang kurasa
dalam hening aku menyepi
menanti yang tak pasti
biar malam yang menemani
sakit bersama cerita hati

karya : Diani Rofikah

Menanti




















Menanti
Pada kau yang menutup rapat lisanmu
‘tuk tak ucap cinta yang masih malu-malu

Pada kau yang menunggu
yang lantunkan doa dalam diammu

Pada kau yang labuhkan harap hanya pada-Nya
agar sebuah hati tetap terjaga karna Dia

Pada kau yang pergi, takut tak kuasa
tak ‘kan bisa menjaga sucinya cinta

Padamu kutitipkan syair lewat hujan merangkai makna
agar Allah berikan yang terbaik menurut-Nya
untuk kita

karya : Ulfach Zahria

Doa'Ku

ku rindu kasih sayangmu
kau pergi tinggalkanku
masih lekang di hati ini
kau bilang ku mutiara hati....

ku ingin berjumpa denganmu
namun dia tlah menghadap Ilahi
biarkanlah hanya dalam mimpi
tuk menghapus semua rinduku.,,,

Ya Allah berikanlah aku
bunda yg berhati mulia
sebagai ganti dia yg pergi
tuk memimpin menuju ridhoMu....
 
Karya : Novia Nurfadilah

Tentang Teater


Teater (bahasa Inggris: theater atau theatre, bahasa Perancis théâtre berasal dari kata theatron (θέατρον) dari bahasa Yunani, yang berarti "tempat untuk menonton"). Teater adalah istilah lain dari drama, tetapi dalam pengertian yang lebih luas, teater adalah proses pemilihan teks atau naskah, penafiran, penggarapan, penyajian atau pementasan dan proses pemahaman atau penikmatan dari public atau audience (bisa pembaca, pendengar, penonton, pengamat, kritikus atau peneliti). Proses penjadian drama ke teater disebut prose teater atau disingkat berteater. Teater bisa diartikan dengan dua cara yaitu dalam arti sempit dan dalam arti luas. Teater dalam arti sempit adalah sebagai drama (kisah hidup dan kehiudpan manusia yang diceritakan di atas pentas, disaksikan orang banyak dan didasarkan pada naskah yang tertulis). Dalam arti luas, teater adalah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak contohnya wayang orang, ketoprak, ludruk dan lain-lain.

Arti Drama

  1. Drama berarti perbuatan, tindakan. Berasal dari bahasa Yunani “draomai” yang berarti berbuat, berlaku, bertindak dan sebagainya.
  2. Drama adalah hidup yang dilukiskan dengan gerak.
  3. Konflik dari sifat manusia merupakan sumber pokok drama.
Dalam bahasa Belanda, drama adalah toneel, yang kemudian oleh PKG Mangkunegara VII dibuat istilah Sandiwara.

Arti Teater

  1. Secara etimologis: Teater adalah gedung pertunjukan atau auditorium.
  2. Dalam arti luas: Teater ialah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak
  3. Dalam arti sempit: Teater adalah drama, kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas dengan media yaitu percakapan, gerak dan laku didasarkan pada naskah yang tertulis ditunjang oleh dekor, musik, nyanyian, tarian, dsb.

Akting Yang Baik

Akting tidak hanya berupa dialog saja, tetapi juga berupa gerak.
Dialog yang baik ialah dialog yang:
  • Terdengar (volume baik)
  • Jelas (artikulasi baik)
  • Dimengerti (lafal benar)
  • Menghayati (sesuai dengan tuntutan/jiwa peran yang ditentukan dalam naskah)
Gerak yang balk ialah gerak yang:
  • Terlihat (blocking baik)
  • Jelas (tidak raguragu, meyakinkan)
  • Dimengerti (sesuai dengan hukum gerak dalam kehidupan)
  • Menghayati (sesuai dengan tuntutan/jiwa peran yang ditentukan dalam naskah)

Unsur-Unsur Dalam Teater

Unsur-unsur dalam teater antara lain:

1. Naskah atau Skenario

Naskah atau Skenario berisi kisah dengan nama tokoh dan dialog yang diucapkan .

2. Pemain

Pemain merupakan orang yang memerankan tokoh tertentu. Ada tiga jenis pemain, yaitu peran utama, peran pembantu dan peran tambahan atau figuran. Dalam film atau sinetron, pemain biasanya disebut Aktris untuk perempuan, dan Aktor untuk laki-laki.

3. Sutradara

Sutradara adalah seseorang yang memimpin jalanya sebuah produksi, dari pra produksi sampai pascaproduksi. Baik dari segi kreatif maupun teknis, dengan menggunakan sistem single kamera maupun multi kamera, didalam ruangan atau di luar ruangan.

4. Properti

Properti merupakan sebuah perlengkapan yang diperlukan dalam pementasan teater. Contohnya kursi, meja, robot, hiasan ruang, dekorasi, dan lain-lain

5.Penataan

Seluruh pekerja yang terkait dengan pementasan teater, antara lain:
1. Tata Rias adalah cara mendadndani pemain dalam memerankan tokoh teater agar lebih meyakinkan.
2. Tata Busana adalah pengaturan pakaian pemain agar mendukung keadaan yang menghendaki. Contohnya pakaian sekolah berbeda dengan pakaian harian.
3. Tata Lampu adalah pencahayaan dipanggung.
4. Tata Suara adalah pengaturan pengeras suara.

Referensi : Wikipedia

Puisi “Luka Sepotong Hati”


“Luka Sepotong Hati”

Langit membisu mendengar rintihan air mataku
sepotong hati kini telah tersayat – sayat
hingga tak berwujud

Lidahku kelu, tak berucap
malam pun mati bersama dengan kasihku
angin malam membekukan darah dari luka asmara ini


Semakin lama bangkai asmaraku kian membusuk !
hingga rembulan enggan berjumpa dan memeluk punguknya
Dan kini aku tanpa serpihan hati
bagai seonggok daging yang tak bernyawa.


Karya : Pipit Pratiwi

Antar-teater Perlu Berjejaring



MUNGKIN masih sedikit warga Cilacap yang mengenal figur Dewi Kusumawati, pemain teater yang namanya cukup terkenal di panggung-panggung pentas Kota Solo antara periode 1999 hingga 2004.
Tahun 2004, perempuan kelahiran Wonogiri, 18 Maret 1980 itu mengikuti sang suami pulang ke Cilacap. Sejak saat itu, aktivitasnya dalam berteater berhenti total, Dewi lebih banyak berperan dari balik layar bahkan sempat menjadi guru di sebuah sekolah menengah kejuruan (SMK).
Kemampuan berakting ibunda Prana Ramadania itu kembali teruji saat menjadi pemain pendukung dalam film Sang Penari yang diadaptasi dari novel berjudul Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari.
“Tahun 1999 saya kuliah di Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo dan bergabung dengan Teater Cekak. Pentas perdana membawakan naskah Putu Wijaya berjudul Korban, setelah itu saya banyak berguru pada Didik Panji, Dedek Witranto serta mengikuti workshop yang diadakan Slamet Gundono,” ujarnya.
Tidak hanya bermain teater, Dewi juga belajar sebagai kameramen di ASA Studio, Solo. Kemampuannya itu sekarang banyak diaplikasikan di Cilacap, ia bercerita, pernah menjadi kameramen pesta pernikahan serta membantu dalam pembuatan film.
Ketika ditanya seputar dunia teater di Cilacap, Ia mengatakan sebenarnya sudah terdapat kantong-kantong kelompok teater seperti di SMA Negeri 1 Cilacap, SMA Negeri 1 Kroya, dan beberapa sekolah di wilayah barat seperti SMK Negeri 1 Wanareja, SMA Negeri 1 Majenang, MAN MAjenang, KOMPUTAMA Majenang, dll.
“Tetapi mereka masih jalan sendiri-sendiri, seharusnya antara kelompok teater satu dengan lainnya itu saling berkomunikasi dan berjejaring".
Dewi mengungkapkan, banyak nilai positif yang bisa diambil dari kegiatan teater, di antaranya anak menjadi lebih disiplin, mandiri dan bertanggungjawab. Ia menambahkan, teater juga bisa menjadi sarana kritik sosial

Sumber : Satelitenews

Sejarah SMK Negeri 1 Wanareja


Tahun pelajaran 1999/2000 sebagai awal berdirinya SMK Negeri 1 Wanareja dengan 3 program keahlian, yaitu Teknik Mesin, Teknik Konstruksi Bangunan dan Teknik Pertanian, untuk menuju sekolah unggul memerlukan arah dan panduan tidak ada pilihan lain kecuali dengan pengembangan secara total yang dirumuskan dalam visi, misi serta berpedoman kepada kebijakan mutu organisasi serta dituangkan dalam sasaran mutu, diimplementasikan dan dievaluasi, kemudian diimplementasikan lagi dengan target
Pada tahun pelajaran 2006/2007 dengan segala keterbatasan dan kekurangannya SMK Negeri 1 Wanareja memberanikan diri membuka Bidang keahlian baru yaknik "Teknik Informatika" dengan Program Keahlian "MULTIMEDIA".
Pada bulan Maret 2006 SMK Negeri 1 Wanareja telah mendapat sertifikat SMM ISO 9001:2000. Nomor certifikat 01.100.065346 diterbitkan oleh TUV Rheinland Group.
Kerja keras dari warga SMK Negeri 1 Wanareja pada saat ini telah membuahkan hasil, dimana SMK Negeri 1 Wanareja telah dipersiapkan sebagai Sekolah Berstandar Internasional pada tahun pelajaran 2008/2009 yang sebelumnya telah menyandang status sebagai sekolah berstandar nasional (SSN)
Saat ini jumlah guru dan karyawan SMK Negeri 1 Wanareja sudah mencapai 113 orang yang berawal dari 13 orang saat SMK Negeri 1 Wanareja berdiri.

Sumber : Website Smk Negeri 1 Wanareja

SMK ku tercinta

                   Tak terasa waktu begitu cepat berlalu
                hingga tak kusadari 3 tahun sudah aku lalui
                waktu yang sungguh lama terasa begitu singkat
                SMK ku tercinta....
banyak cerita terukir indah terpatri alam hatiku
masa-masa indah putih abu-abu
teringat saat-saat KBM berlangsung
teringat saat-saat bersenda gurau dengan teman
rasanya takan pernah hilang dari benakku
dan takkan pernah mungkin bisa tuk aku lupakan
masa-masa indah di SMK...
       Meski semua ini harus berakhir
       tiba waktuku tuk meninggalkanmu "SMK"
       namun ini semua bukanlah akhir dari semuanya
       karena....
       dihatiku akan selalu terknang "SMK Negeri 1 Wanareja"


Karya : Risky Ramdhani kelas XII MM-A
Sumber : Website Smk N 1 Wanareja

“DAN....???”

Adakah matahari esok pagi..
Mau berbagi kilau wajah??
Apa masih sempat aku
Bertahan merajut hari dengan sehelai harapan

Kiranya ada apa dibalik tubuh?
Mulai telihat hatiku yang cadas
Setelah mengemas tawa dan derita

Aku lahir dari malam..
Aku datang dari kehampaan
Kiranya ada apa dibalik kekosongan??
Tetap tak pernah aku gubris..!!

Cuma aku dan lilin ini yang merasa
Disaat semua menghilang dan tak kembali
Dan aku terkubur kehampaan..

Karya : Pipit Pratiwi

Profile Anggota Teater Sendja

Nama : Chris Budiyono
Jabatan : Pembina Teater Sendja

Nama : Samsul Hadi
Jabatan : Ketua Teater Sendja (2012-2013)

Nama : Sri Rahayu
Jabatan : Ketua Teater Sendja (2013-2014)

Anggota :
belum diisi (Admin Sibuk) :D





History Of Teater Sendja

Berawal dari kagelisahan yang selalu menguak dalam pikiran? dimana harus ada wadah untuk menampung bakat-bakat seni yang terpendam dalam dalamnya sebuah ruang yang disebut Otak pikiran. dengan tekad yang satu berakhirlah penantian itu pada tanggal 10 Pebruari 2012 muncullah sebuah organisasi dibidang kesenian. sebut saja namanya "teater sendja".
visi dan misi teater sendja:

"taka kala api cinta yang menyala, membakar jiwa pegiat seni.
bekerja meramu keindahan mencipta karya kehidupan.
tak kala semua meleburkan jiwa, mengolah raga dan rasa.
tak kala satukan cita memberi suara memberi makna pada kemanusian"

Salam YAKUSA?
wanareja, 23 juli 2013
atas nama,


teater sendja

Puisi Jingga

“JINGGA”


Jingga
suatu warna kehidupan yang mempesona
seperti dirimu
kau datang hanya sesaat namun mengesankan
Jingga hanya muncul di awal dan di akhir


layaknya dirimu
suatu hal terindah dalam hari-hariku
yang akan aku kenang dan kutunggu kehadirannya
Jingga, menjadi warna perbedaan dalam hidup
seperti jarak yang membuat kita terlihat berbeda

Dan jingga..
selalu membuat semua mata tak ingin berpaling darinya
seperti dirimu,..
yang selalu membuat diri ini tak ingin beranjak jauh darimu.

Karya : Pipit Pratiwi

Sebait Puisi Kasih

“ Sebait Puisi Kasih”

Aku lihat hatimu sangat indah untuk kutelusuri
aku ingin menyayangimu laksana embun di pagi hari
yang selalu memberikan kesejukan murni dalam kehidupanmu

namun..
aku tak akan terlalu berharap padamu kasih
mengharapkan balasan kasih tulus untukku

Tahukah kasih?
kini disetiap hembusan nafas dalam hidupku ini
akan selalu teriringi doa yang tercurah
pada hembusan kasih tulusku untukmu
 
Karya : Pipit Pratiwi
 
 
Copyright 2013 Teater Sendja. All rights reserved.
Free WordPress Themes Presented by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy